Kamis, Juli 07, 2011

Saat tubuh anda bertumbuh dan berkembang, pikiran belajar untuk mengenal dan menyaring berbagai macam objek dan informasi. Proses ini disebut dengan Latent Inhibition atau disingkat dengan LI (Indonesia: Inhibisi Laten).

Dalam beberapa kasus, manusia mempunyai kepekaan berlebih terhadap berbagai kondisi lingkungan, seperti bunyi-bunyian di dalam dan di kamar, nomor seri telepon genggam di meja anda, atau merek dan tanggal produksi lampu di kamar anda. Kelainan ini disebut dengan Low Latent Inhibition atau LLI.

Tanda-tanda orang yang mengidap LLI:

1. Lebih peka terhadap informasi di sekitar anda:
Anda melihat lebih banyak, mendengar lebih banyak, lebih bau dan merasa lebih melalui kontak sentuhan. Tanpa upaya sadar, pikiran Anda memiliki sebuah asupan yang lebih luas informasi. Setelah menghadapi segala bentuk rangsangan (yang menarik bagi Anda), pikiran Anda secara otomatis dismantles dan mengeksplorasi komponen-komponennya. Jadi anda akan mendapatkan informasi tentang sesuatu yang pada terlewatkan oleh orang normal.

2 .Dapat mengetahui kebohongan seseorang:
Anda biasanya mampu melihat kebohongan dan penipuan yang digunakan orang dalam kehidupan sehari-hari.

3. Mampu belajar dengan cepat:
Ketika belajar, Anda dapat membuat perubahan seketika. Anda dapat mempraktekkan pelajaran yang baru saja anda serap, dan mampu membuat koneksi atau asosiasi antara 2 hal atau lebih yang biasanya pada orang normal, tampak seperti tidak berhubungan sama sekali. Mudah memahami penjelasan. Anda melihat informasi latar belakang non-verbal dan ini sering memberikan gambaran yang lebih komprehensif daripada apa yang diucapkan.

4. There is no talking voice in your head:
Anda berpikir secara jernih dengan pikiran sadar anda. Informasi tenggelam sepenuhnya dalam pikiran sadar anda tanpa pengaruh pikiran bawa sadar.

5. Sulit untuk mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran:
Karena pikiran anda sangat teliti dan mendetail tentang hal-hal yang dianggap sepele oleh orang lain, maka anda akan sulit untuk menjelaskannya secara verbal kepada orang lain.

6. Orang lain terlihat bodoh dan membosankan dengan penjelasannya:
Anda akan merasa sebal dan geregetan bila mendengarkan penjelasan orang normal karena dalam pikiran anda, orang tersebut menjelaskan tentang sesuatu yang anda anggap seharusnya sudah dijelaskan beberapa jam sebelumnya. Jadi ibarat, seseorang berbicara masih sampai di poin A, sedangkan pikiran anda sudah mencapai poin P (dalam alfabet).

7. Ilmu pengetahuan adalah sumber ketenangan:
Anda dapat menemukan ketenangan dan ketenteraman dalam mempelajari berbagai hal yang berbau sains.
Orang yang mengidap LLI beresiko mengalami keterbelakangan mental bila orang tersebut tidak memiliki IQ yang cukup untuk memproses segala informasi yang dia dapatkan dari lingkungan sekitarnya.
Sedangkan pengidap LLI yang memiliki IQ tinggi akan menjadi seseorang yang biasa kita sebut jenius.
Ini adalah ulasan dari sebuah serial yang awalnya tayang di ANT* dan sekarang di RCT*, namun akhir-akhir ini karena ada siaran PD 2010, maka penayangan serial tersebut terhambat. Serial itu berjudul Prison Break.

Michael yang disebut dalam serial di atas adalah Michael Scofield, sang aktor utama, yang diperankan oleh Wenworth Miller [kaskus]

Jumat, Juli 01, 2011

BERUBAH


Dear Papa,
Papa sudah berubah sejak papa punya segala-galanya. Papa punya BB, setiap hari, setiap Jam setiap menit dan detik papa online terus. Kirain lagi sibuk kerja dan berkoneksi dengan partner kerja papa tetapi hanya untuk having fun sama teman di jejaring sosial. Waktu papa sudah sangat berkurang hanya sekedar tuk menanyakan khabar padaku. Bahkan sms dan tlp pun jarang bahkan tak pernah.
Papaku tlah pergi, papaku yang dulu tlah hilang. Sedih hatiku, bukan pergi jauh namun papa tlah berubah. Itulah Papaku. Sama halnya dengan teman dan sahabat²ku yang datang di saat butuh dan pergi di saat tak butuh.
Aku tak pernah menyalahkan papa, aku tak menyalahkan BB dan tak menyalahkan teknologi, tetapi yang kusesali adalah mengapa harus berubah, jaman dan teknologi boleh berubah tetapi jangan papaku yang berubah.
Perhatian, cinta dan sayang papa jangan berubah karena 5, 10 tahun bahkan 20 tahun ke depan jaman semakin terus berubah dan papa harus tetap menjadi papaku yang tidak berubah. Akankah?

Jumat, Juni 24, 2011

REALITA HIDUP

Seyum dong...senyummmm...cisss..jekkklekkk.. jadilah 3 pic berhasil kejepret. Senyumpun keluar dari bibir imut mereka \. Dengan malu² pus, ternyata mereka mau juga di foto. Mereka tidak pernah tahu sama sekali bahwa ini bukan hanya sekedar foto belaka tetapi ini adalah bagian dari tulisan blogku.

Pkl. 16.55 wita, sebelum siap ² untuk pulang kantor, jalan sore dulu ahh keliling gedung rektorat sekedar untuk mencari keringat. Ya, Kupang sore² begini sudah dingin. Itulah musim dingin bulan Juni dan Juli untuk area Kupang dan sekitarnya. Sambil jalan sore ketemu dua gadis kecil ini sedang sibuk mencari kayu api di sekitar area kantor. Sementara mamanya dan saudaranya mencari kayu api di area lainnya. Saya lalu mengambil Ponsel saya untuk mengabadikan moment ini. Di kota Kupang kota kasih ini masih menggunakan kayu api untuk memasak. Mungkin mereka adalah salah satu keluarga dari jumlah penduduk kota Kupang sekitar 450.000 jiwa (Data th. 2010) yang selalu mencari kayu api.

Sebenarnya masih banyak lagi yang sempat terpantau oleh mata, namun hati kecil ini lebih tersentuh untuk mengambil pic kedua gadis mungil ini. Di seputaran kampus Undana Penfui adalah lokasi yang paling sering saya lihat menjadi tempat pemungutan kayu bakar. Karena di lokasi Kampus Negeri kota Kupang ini banyak sekali kayu kering yang bisa diberdayakan oleh mereka yang butuh kayu bakar.

Di tahun 2011 ini masih juga masyarakat membutuhkan kayu bakar akibat dari harga minyak tanah dan gas elpiji yang melambung tinggi sehingga masyarakat ekonomi menengah ke bawah, harus berusaha mencari dan mengumpulkan kayu bakar.
Itulah realita hidup, sebagian orang bisa begitu santainya menikmati tabung gas elpiji tanpa harus berpikir berapa banyak duit yang dipakai, di sisi lain ada juga masyarakat yang menggunakan minyak tanah sebagai alternatif lain serta warga yang keseharian mereka tetap seperti jaman bahola menggunakan kayu bakar di jaman modern ini.

Anak-anak itu juga harus membantu orangtua mereka mencari kayu bakar, hmmm. Jaman kecil saya dulu mungkin agak sedikit gengsi untuk mencari kayu bakar seperti mereka. Ya mungkin keadaannya beda. Saya lebih beruntung dari pada mereka. Itu yang membuat saya selaluuuuuuuuuuuu “bersyukur” dengan keadaan dan latar belakang saya. Meskipun saya lahir dan dibesarkan di Maumere Flores, namun kehidupan kami di Flores boleh di bilang masih cukup layak dibandingkan dengan mereka yang masih kurang beruntung tetapi tinggal di ibukota Provinsi ini.

Hidup yang penuh dengan lika-liku hidup. Kadang kita harus kuat untuk menjalani hidup ini. Namun ada saja manusia yang sudah berkecukupan yang selalu mengeluh dan mengeluh karena tidak pernah puas dengan apa yang ia punya. Ya ialah karena setiap hari ia berhadapan dengan orang lain yang punya segala-galanya. Tetapi ia tak pernah menengok ke belakang bahwa masih banyak orang² yang tidak berkecukupan.

Pernahkah kita bersyukur dengan apa yang kita punya sekarang ini? Pernahkah kita tidak mengeluh lebih dari 3 kali dalam setiap masalah hidup kita? Pernahkah kita menerima secara ikhlas setiap rejeki yang sudah kita peroleh selama ini? Bila ada 2 jawaban anda yang mengatakan “pernah” maka anda adalah “Manusia”.