Kamis, November 29, 2018

APA SIH MAKNA DARI STATUS PERNIKAHAN


JAMAN SEKARANG KOK BANYAK ORANG MENGGEBU-GEBU MENIKAH, BAHAGIA DI AWAL DAN BERAKHIR PERCERAIAN, SEOLAH-OLAH PERCERAIAN ITU ADALAH HAL YANG LUMRAH. CONTOH DIANTARANYA ARTIS GISEL ANASTASIA DAN GADING, DELON DAN YESLIN WANG. MUNGKIN MASIH BANYAK ORANG/MASYARAKAT AWAM DI LUAR SANA YANG JUGA MENGALAMI HAL YANG SAMA NAMUN TIDAK DIPUBLIKASIKAN.

BAGAIMANA PANDANGAN SAYA SEBAGAI UMAT YANG PUNYA IMAN DAN KEYAKINAN AGAMA KATOLIK TERHADAP PERNIKAHAN DAN PERCERAIAN?
DI SINI SAYA TERMASUK ORANG YANG INTENS MEMIKIRKAN PERSOALAN TERKAIT PERCERAIAN YANG TERKADANG TIDAK MASUK AKAL. TIDAK MASUK AKAL DISINI ARTINYA KITA KAN MANUSIA YANG DIBERI AKAL BUDI DAN HATI NURANI UNTUK MEMBEDAKAN MANA YANG BAIK DAN MANA YANG BURUK UNTUK DAPAT SETIA SAMA PASANGAN HIDUP KITA DALAM SUKA DAN DUKA, DALAM SEHAT DAN SAKIT, DALAM SENANG DAN SEDIH. KACAMATA SAYA TENTANG PERCERAIAN ADALAH MELIHAT SITUASI DIMANA MASING-MASING PASANGAN TIDAK BERKOMITMEN TERHADAP JANJI SUCI YANG DIUCAPKAN SAAT MENDAPATKAN SAKRAMEN PERNIKAHAN YANG SUDAH DIIKRARKAN UNTUK SEHIDUP SEMATI SAMPAI MAUT MEMISAHKAN. KALIMAT DI ATAS MENUNJUKAN BETAPA MUDAHNYA KITA SEBAGAI MANUSIA MENGUCAPKAN IKRAR DAN BETAPA MUDAHNYA KITA SENDIRI MENGINGKARINYA BILA “PERCERAIAN” TERJADI. JADI PERTANYAAN SAYA APA FUNGSI AKAL BUDI DAN HATI NURANI KITA?

DALAM KEHIDUPAN NYATA, SAYA MENGALAMI CINTA SEJATI YANG TERJADI PADA ORANGTUA SAYA-SAMPAI BAPA DAN MAMA SAYA BENAR-BENAR DIPISAHKAN OLEH MAUT DALAM CINTA YANG MEREKA IKRARKAN. SEBAGAI MANUSIA YANG NORMAL YANG TIDAK LUPUT DARI DOSA DAN KESALAHAN, ADA PERTENGKARAN KECIL, PERBEDAAN PENDAPAT, AMARAH, SELISIH ARGUMENT YANG MEMBUAT KADANG SITUASI DALAM RUMAH AGAK TEGANG NAMUN SEMUANYA DAPAT DIPATAHKAN DAN DISELAMATKAN DENGAN “MEMAAFKAN” DAN “BERDOA”.  APA KAMU BISA MELAKUKAN ITU?  NAH, SIKLUS ITU TERJADI SANGAT “SERING” DALAM KEHIDUPAN KELUARGA KAMI TETAPI TIDAK TERLALU GAWAT DARURAT DIKARENAKAN SEMAKIN BERUMUR ORANGTUA KAMI , MEREKA SEMAKIN BIJAK DAN SETIA - ITU YANG MEREKA PERLIHATKAN KEPADA KEHIDUPAN KELUARGA KAMI SEHINGGA KAMI ANAK-ANAKNYA BISA MELIHAT DAN MENCONTOHI PERILAKU MASING-MASING PRIBADI BAIK ORANGTUA MAUPUN SAUDARA/I KANDUNG. MUNGKIN ORANGTUAKU TIDAK SEMPURNA JUGA, DARI CERITA MEREKA DI MASA LALU, MASA MUDA MEREKA YA SELAYAKNYA MASA MUDA PADA UMUMNYA KAUM REMAJA, MEREKA JUGA BERCERITA KEPADA KAMI ANAK-ANAKNYA MEREKAPUN PERNAH MERASAKAN JATUH CINTA DAN BERGANTI-GANTI PACAR PADA JAMANNYA DAN PADA AKHIRNYA DIJODOHKAN DAN HIDUP SETIA TANPA ADA GOSIP MURAHAN, HINGGA MAUT YANG MEMISAHKAN MEREKA.

KARENA PENGALAMAN INILAH YANG MEMBUAT KAMI ANAK-ANAKNYA SELALU AGAK SEDIKIT WAS-WAS DENGAN PASANGAN HIDUP KAMI BILA SIFAT DAN PERILAKU PASANGAN AGAK KURANG BERPEDOMAN PADA KESETIAAN DAN PEMAAF.

DARI CERITA DI ATAS SAYA INGIN MENEKANKAN BAHWA STATUS PERNIKAHAN ITU BUKAN HANYA SIMBOL SEMATA BAHWA KAMU “LAKU” BISA ADA YANG MENCINTAI DAN DICINTAI TETAPI BAGAIMANA KITA BISA BERTAHAN DALAM BERBAGAI KEADAAN DAN MENJAGA STATUS ITU HINGGA MAUT YANG MEMISAHKAN SESUAI JANJI PERNIKAHAN KITA BERSAMA PASANGAN.  SAMA HALNYA DENGAN KITA MEYAKINI DAN PERCAYA BAHWA AGAMA KITA ADALAH AGAMA KATOLIK YANG SANGAT OTORITAS SOAL “PERNIKAHAN SEKALI SEUMUR HIDUP SAMPAI MAUT MEMISAHKAN” , APAKAH ITU CUMA SURAT&PERNYATAAN SAJA ATAU KITA BENAR-BENAR MEYAKINI DAN MENGAMALKANNYA????  BILA KITA MELENCENG DARI APA YANG SUDAH DIIKRARKAN, JANGAN SALAHKAN TUHAN KITA, JANGAN SALAHKAN AGAMA KITA – TETAPI SALAHKAN DIRI KITA YANG TIDAK DAPAT MEREALISASIKAN FUNGSI DARI AKALBUDI DAN HATI NURANI KITA UNTUK SETIA DALAM DUKA-DUKA DAN DUKA.
                                                   CATATAN BY T323L1BRIANI