Disaat kamu merasakan indahnya cinta maka begitu dalamnya perasaan yang sedang terlintas dalam pikiranmu tuk selalu terus melewati setiap moment yang tak akan pernah tuk dihentikan walau sekejap. Namun bila ada saat rasa bosan itu hadir dalam hidupmu terkadang harus diakui bahwa cinta itu tak penting. Tak bermaksud tuk meremehkan arti cinta yang sesungguhnya hanya sekedar membisikkan kata hati ini kalau cinta semusim datang silih berganti dengan musim-musim yang ada di bumi ini.
Aku tak menyangka di saat aku tak butuh cinta, cinta itu datang secara tiba-tiba tetapi di saat aku butuh cinta mendadak ia menjauh. Cinta musiman, yang hadir dengan adanya imajinasi yang tercipta dari alam bawah sadar, kurangkaikan dalam tulisan singkatku, aku terlalu banyak mengenal cinta dengan orang yang berbeda sehingga aku harus bertanya lagi pada diriku, apa ada cinta?
Mereka yang selalu datang silih berganti, yang menghiasi hidupku yang memberikan warna yang berbeda pada romantika relationship yang terbina.
Aku tak pandai membuat puisi, aku juga tak begitu romantis, aku tak hebat tuk menyenangkan hatimu, aku ... aku hanya ingin membuatmu tetap tersenyum ketika sedetik saja kau menatapku.
Jangan kau melirikku sinis karena aku tak suka. Tapi itu adalah bagian kecil dari curi pandangmu sekedar tuk melihat wajahku yang rupawan :)
Aku bosan padamu bila setiap detik selalu bersama. Tapi jangan pernah takut dengan rasa bosanku karena 3 hari terlewati tuk berinteraksi denganmu, bosan itu akan berubah menjadi rindu yang tak tertahankan dan yang kan kulakukan adalah menyapamu dengan manja.
Bisakah kata-kata ini kan menjadi lirik dalam sepenggal lagu yang tercipta buatmu yang kan kudendangkan dengan suara merduku ini dan akan membuatmu sakit telinga.
Senin, November 15, 2010
Jumat, November 12, 2010
Kenyamanan diperoleh setelah banyak proses telah dilewati bersama.
Satu, dua, tiga dan empat hari pengenalan dengan banyak cara dilakukan agar menghasilkan suatu kondisi yang disebut dengan nyaman. Suka, senang, menggoda, belum tentu bisa memberikan kenyamanan, butuh waktu sesaat atau waktu panjang untuk memperoleh rasa nyaman dimanapun kita , dengan siapa kita bertemu dan kapanpun kita berada. Semuanya pasti kita lewati selama kita bernafas.
Nyaman!!! sudahkah kita bertemu dengan orang yang memberikan kenyamanan buat kita atau berada pada lingkungan yang nyaman? Kadang kala, lingkungan yang nyaman belum tentu terdapat orang-orang yang nyaman namun orang-orang yang memberikan rasa nyaman bisa merubah lingkungan menjadi nyaman.
Kenyamanan yang tidak semua orang bisa merasakannya sekalipun banyak cara yang dilakukan untuk mengejar dan mendapatkan rasa nyaman. Saya suka memperhatikan mereka yang selalu berusaha mencari kenyamanan padahal kenyamanan itu sendiri tak perlu dicari atau dikejar, hey itu versi Tere karena kenyamanan hanya bisa diciptakan oleh diri kita sendiri, dengan cara menghilangkan segala pikiran negatif yang selalu menghantui dan merusak pola pikir kita.
Tak perlu banyak penolakan ketika kita merasa orang lain dapat memberikan kenyamanan untuk ruang pribadi kita, disaat kita membutuhkan itu maka terciptalah kenyamanan yang hadir karena kebiasaan, benar juga Witing TRESNO Jalaran soko KULINO huahahahah lebay Mode On.
Sedikit berpuitis kalau rasa ”Anti’’ ternyata bisa berubah menjadi nyaman karena hasil Ciptaan kita sendiri untuk membuatnya. Apakah anda sudah menciptakannya sekarang?
Nyaman!!! sudahkah kita bertemu dengan orang yang memberikan kenyamanan buat kita atau berada pada lingkungan yang nyaman? Kadang kala, lingkungan yang nyaman belum tentu terdapat orang-orang yang nyaman namun orang-orang yang memberikan rasa nyaman bisa merubah lingkungan menjadi nyaman.
Kenyamanan yang tidak semua orang bisa merasakannya sekalipun banyak cara yang dilakukan untuk mengejar dan mendapatkan rasa nyaman. Saya suka memperhatikan mereka yang selalu berusaha mencari kenyamanan padahal kenyamanan itu sendiri tak perlu dicari atau dikejar, hey itu versi Tere karena kenyamanan hanya bisa diciptakan oleh diri kita sendiri, dengan cara menghilangkan segala pikiran negatif yang selalu menghantui dan merusak pola pikir kita.
Tak perlu banyak penolakan ketika kita merasa orang lain dapat memberikan kenyamanan untuk ruang pribadi kita, disaat kita membutuhkan itu maka terciptalah kenyamanan yang hadir karena kebiasaan, benar juga Witing TRESNO Jalaran soko KULINO huahahahah lebay Mode On.
Sedikit berpuitis kalau rasa ”Anti’’ ternyata bisa berubah menjadi nyaman karena hasil Ciptaan kita sendiri untuk membuatnya. Apakah anda sudah menciptakannya sekarang?
Selasa, November 09, 2010
for my best friend who celebrated his birthday, there was no expression of my hearth that can be spoken, only gratitude for having known you further
Belajar untuk tidak pernah mencampuri urusan orang lain, tidak menyakiti kehidupan pribadi orang lain, dan tidak cemburu...Waowwwww, susah juga kalau ga cemburu karena 50 % ada padaku, apalagi menyangkut hubungan yang terdalam. Ah namanya juga perasaan cemburu kadang muncul tapi akan hilang juga dengan mengalah dan memaknai hidup ini bahwa tak ada yang akan kita miliki sepenuhnya di dunia ini, karena semuanya hanyalah titipan Tuhan saja pada kita.
Bertemu dengan banyak orang, semakin saya menyadari uniknya ciptaan Tuhan yang ada di alam semesta ini. hadirnya manusia dengan banyak karakter, tetapi kalau dipahami secara seksama sebetulnya ga ada yang berbeda, semuanya sama karena manusia memperolehnya dari apa yang ia tahu, apa yang dibaca, apa yang di dengar, apa yang dilihat, selebihnya apa yang ditiru dari yang ga diketahui sampai ia menjadi tahu.
Buat sahabatku, apakah kau layak tuk menjadi sahabatku? Apa yang kau pikirkan bila persahabatan ini pada akhirnya sirna termakan oleh waktu. Pertemuan kita hanya sesaat namun terasa begitu lama telah kita jalin. Kau bagaikan jelmaan dewa yang dititipkan tuk menunjukkan kekhawatiranku selama ini bahwa masih ada orang baik yang bisa diajak kompromi.
Ku tak bermaksud tuk hancurkan kehidupan pribadimu yang sudah kau pupuk bersamanya, ku tak bermaksud untuk membuatnya menangis, ku tak berniat tuk membuat segalanya menjadi kacau, hanya pertanyaanku apakah kau merasakan hal yang sama seperti yang kurasakan saat ini, mampukah kau menjawabi setiap pertanyaan yang akan keluar dari bibir ini, kurasa TIDAK, kau tak akan mampu tuk meresapi setiap kata yang akan terucap, aku hanya melihat kau terdiam dan membisu dan sudah kutemukan jawabnya.
Sahabatku, sahabat bukanlah sebuah status yang diikrarkan ketika kita merasakan pelukan hangat nan erat yang membuat jantung ini berdebar, pelukan sahabat di saat aku benar-benar membutuhkannya dan dia hadir tanpa kukira. aku pun merasakan sesuatu hal berbeda di saat kuberpikir hal ini seharusnya tak terjadi. Tak ada perencanaan dari akal busukku untuk menciptakan hubungan persahabatan ini, ingin kubisikkan padamu tuk saat ini, kuingin memilikimu lebih dari sahabat.
Bertemu dengan banyak orang, semakin saya menyadari uniknya ciptaan Tuhan yang ada di alam semesta ini. hadirnya manusia dengan banyak karakter, tetapi kalau dipahami secara seksama sebetulnya ga ada yang berbeda, semuanya sama karena manusia memperolehnya dari apa yang ia tahu, apa yang dibaca, apa yang di dengar, apa yang dilihat, selebihnya apa yang ditiru dari yang ga diketahui sampai ia menjadi tahu.
Buat sahabatku, apakah kau layak tuk menjadi sahabatku? Apa yang kau pikirkan bila persahabatan ini pada akhirnya sirna termakan oleh waktu. Pertemuan kita hanya sesaat namun terasa begitu lama telah kita jalin. Kau bagaikan jelmaan dewa yang dititipkan tuk menunjukkan kekhawatiranku selama ini bahwa masih ada orang baik yang bisa diajak kompromi.
Ku tak bermaksud tuk hancurkan kehidupan pribadimu yang sudah kau pupuk bersamanya, ku tak bermaksud untuk membuatnya menangis, ku tak berniat tuk membuat segalanya menjadi kacau, hanya pertanyaanku apakah kau merasakan hal yang sama seperti yang kurasakan saat ini, mampukah kau menjawabi setiap pertanyaan yang akan keluar dari bibir ini, kurasa TIDAK, kau tak akan mampu tuk meresapi setiap kata yang akan terucap, aku hanya melihat kau terdiam dan membisu dan sudah kutemukan jawabnya.
Sahabatku, sahabat bukanlah sebuah status yang diikrarkan ketika kita merasakan pelukan hangat nan erat yang membuat jantung ini berdebar, pelukan sahabat di saat aku benar-benar membutuhkannya dan dia hadir tanpa kukira. aku pun merasakan sesuatu hal berbeda di saat kuberpikir hal ini seharusnya tak terjadi. Tak ada perencanaan dari akal busukku untuk menciptakan hubungan persahabatan ini, ingin kubisikkan padamu tuk saat ini, kuingin memilikimu lebih dari sahabat.
Langganan:
Postingan (Atom)