Selasa, November 09, 2010

for my best friend who celebrated his birthday, there was no expression of my hearth that can be spoken, only gratitude for having known you further

Belajar untuk tidak pernah mencampuri urusan orang lain, tidak menyakiti kehidupan pribadi orang lain, dan tidak cemburu...Waowwwww, susah juga kalau ga cemburu karena 50 % ada padaku, apalagi menyangkut hubungan yang terdalam. Ah namanya juga perasaan cemburu kadang muncul tapi akan hilang juga dengan mengalah dan memaknai hidup ini bahwa tak ada yang akan kita miliki sepenuhnya di dunia ini, karena semuanya hanyalah titipan Tuhan saja pada kita.

Bertemu dengan banyak orang, semakin saya menyadari uniknya ciptaan Tuhan yang ada di alam semesta ini. hadirnya manusia dengan banyak karakter, tetapi kalau dipahami secara seksama sebetulnya ga ada yang berbeda, semuanya sama karena manusia memperolehnya dari apa yang ia tahu, apa yang dibaca, apa yang di dengar, apa yang dilihat, selebihnya apa yang ditiru dari yang ga diketahui sampai ia menjadi tahu.

Buat sahabatku, apakah kau layak tuk menjadi sahabatku? Apa yang kau pikirkan bila persahabatan ini pada akhirnya sirna termakan oleh waktu. Pertemuan kita hanya sesaat namun terasa begitu lama telah kita jalin. Kau bagaikan jelmaan dewa yang dititipkan tuk menunjukkan kekhawatiranku selama ini bahwa masih ada orang baik yang bisa diajak kompromi.

Ku tak bermaksud tuk hancurkan kehidupan pribadimu yang sudah kau pupuk bersamanya, ku tak bermaksud untuk membuatnya menangis, ku tak berniat tuk membuat segalanya menjadi kacau, hanya pertanyaanku apakah kau merasakan hal yang sama seperti yang kurasakan saat ini, mampukah kau menjawabi setiap pertanyaan yang akan keluar dari bibir ini, kurasa TIDAK, kau tak akan mampu tuk meresapi setiap kata yang akan terucap, aku hanya melihat kau terdiam dan membisu dan sudah kutemukan jawabnya.

Sahabatku, sahabat bukanlah sebuah status yang diikrarkan ketika kita merasakan pelukan hangat nan erat yang membuat jantung ini berdebar, pelukan sahabat di saat aku benar-benar membutuhkannya dan dia hadir tanpa kukira. aku pun merasakan sesuatu hal berbeda di saat kuberpikir hal ini seharusnya tak terjadi. Tak ada perencanaan dari akal busukku untuk menciptakan hubungan persahabatan ini, ingin kubisikkan padamu tuk saat ini, kuingin memilikimu lebih dari sahabat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar