Jumat, November 20, 2009

Wanna Be

Capek juga mentaati aturan yang menjebak kreativitas kita....padahal ingin membuat suatu terobosan baru namun terhalang oleh lingkungan sekitar yang tidak mengerti prosedural. Pemikiran kita yang didasari oleh proses pembelajaran yang cukup panjang justru tidak diindahkan, apakah kemelut seperti ini juga harus didiamkan saja. Tentu tidak , perjuangan tidak akan pernah berakhir dan itu hanya bisa diatasi dengan kemampuan, kecerdasan dan keberanian untuk membawa perubahan ke arah yang baik. 

Senin, November 02, 2009

BAHAYA LATEN

Ketika saat itu tiba, ada rasa yang tertusuk, sebenarnya apa yang membuat Nila jadi hilang akal. Kudekati Nila yang tiba-tiba berlari begitu kencangnya sampai di sudut jalan dan terhenti dengan ngos-ngosan....ada apa Nila, napa mukanya begitu pucat bak orang yang tertekan.
Malam itu sebenarnya entah angin apa, aku ingin ke tempat Nila , sekedar berbagi cerita dan melepas kangen, sudah 2 pekan lamanya saya tak pernah kontak via sms/ tlp bahkan bertemu muka dengannya. nomor ponselnyapun tak pernah aktif jadi ku berniat dan kebetulan malam ini tak ada kerjaan yang harus menguras tenagaku, sehingga langsung menuju kos-kostan Nila. Ya sekalian aku lagi punya beban yang ingin ku ceritakan pada Nila, siapa tau aja Nila bisa bantu.  Art , adalah nama sahabat terdekatku yang bisa dibilang dia selalu ada bila aku membutuhkan bantuannya..jangankan butuh bantuan, tidak  butuhpun pasti dia akan datang dengan sendirinya  dan pulang tak diantar hahaha, tapi Art sekarang sudah punya kehidupannya sendiri makanya waktu luang bersamaku sudah berkurang sampai tidak sama sekali.... aku begitu merindukan Art tapi bagaimana caranya ya...aku sangat meghargai keputusannya untuk tidak mau lagi bertatap muka denganku karena aku menolaknya saat ia mengatakan kalo ia suka sama aku. Untuk apa arti persahabatn yang sudah tererat harus berubah jadi cinta padahal ada jurang pemisah diantara kami.
Nila.....jadi lupa dengan persoalan Nila...kudekati dan kutanyakan sebenarnya apa yang terjadi, apa dia punya maslh yng lebih besar dariku?...semakin ku kejar, semakin Nila menjauh dariku, ada apa Nila .. ada yang salah denganku?  "Pergi...pergi kamu dari penglihatanku..aku benci kamu, teriak Nila. ada apa ini. saya semakin tidak mengerti dengan apa yang sedang terjadi, tapi saya tak hilang akal...saya langsung menelusuri t4 kost nya, siapa tau ada petunjuk disana.....Art? apa yang kau lakukan disini? apa yang terjadi, kok bisa kamu ada disini? terus napa dengan Nila..tiba-tiba Nila sudah ada di depan pintu dan dengan matanya yang sembab Nila menyampaikan  maaf yang sebesar-besarnya kalau dia sudah meyakiti dan mengkhianati aku dan Art. oh tidak kamu tidak sedikitpun menyakiti aku ..Art langsung menjawab , aku yang salah aku telah mempermainkan kalian berdua. aku mencintai mu tapi aku pun suka dengan Nila. tapi aku menjauh dari-mu karena kamu tidak memberikan reaksi sedikitpun, jadi aku lebih baik dekati Nila daripada susah-susah mendapatkanmu yang tak pernah mengerti perasaanku. tapi kusadari kalau kedekatanku dengan Nila tidak membuatku berhenti untuk mencintaimu, Nila hanya pelarianku saja. aku tahu klo kamu akan mengunjungi Nila. karena selama ini aku mengikutimu.
ya ampun kedua sahabatku diam-diam menyembunyikan sesuatu, kepada siapa lagi yang bisa aku percaya sementara sahabat2ku sendiri tak pernah berusaha berkata jujur padaku. padahal masalah ini sangat simple...mereka bisa saling menghancurkan satu sama lain hanya karena apa yang diinginka tidak tercapai....batal-lah niatku untuk bercerita tentang apa yang aku alami sekarang sehingga hanya pantai ini yang selalu menjadi teman setiaku saat aku ingin berkeluh.

Jumat, Oktober 30, 2009

JADI INSPIRASI

 Hasil copian yang jadi inspirasi penting untuk semua yang menjalani hidup yang modern dan dipengaruhi oleh arus globalisasi

 " Do I Marry The Right Person...?

Artikel ini saya copy dari salah satu email teman advokat (Thx elisabeth).  Sepertinya elisabeth juga mengambil dari milis lain. Semoga ini tidak melanggar hak cipta seseorang.   Tapi saya yakin, siapa pun yang pertama menulis artikel ini akan sangat bangga jika bisa menaburkan kebaikan bagi siapa pun yang membaca. Selamat membaca dan semoga Tuhan juga yang memberikan hikmat bagi kita untuk mengerti dan merefleksikannya dalam kehidupan kita.Buat mereka yang masih single bisa mengambil pelajaran dari cerita ini, dan buat yang udah nikah cerita ini bisa jadi guideline untuk meningkatkan kualitas ikatan pernikahanyang udah dijalani. "Apakah saya menikah dengan orang yang tepat? "Dalam sebuah seminar rumah tangga, seorang audience tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah, "bagaimana saya tahu kalo saya menikah dengan orang yang tepat? "Saya melihat ada seorang lelaki bertubuh besar duduk di sebelahnya, jadi saya menjawab, "Ya.. tergantung. Apakah pria disebelah anda itu suami anda?"Dengan sangat serius dia balik bertanya "Bagaimana anda tahu?" "Biarkan saya jawab pertanyaan yang sangat membebani ini. "Inilah jawabannya! SETIAP ikatan memiliki siklus.Pada saat-saat awal sebuah hubungan, anda merasakan jatuh cinta dengan pasangan anda. Telpon darinya selalu ditunggu-tunggu,  begitu merindukan belaian sayangnya, dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang bersemangat, begitu menyenangkan.Jatuh cinta kepada pasangan bukanlah hal yang sulit.J atuh cinta merupakan hal yang sangat alami dan pengalaman yang begituspontan. Ngga perlu berbuat apapun. Makanya dikatakan "jatuh" cinta!Orang yang sedang kasmaran kadang mengatakan "aku mabuk cinta"Bayangkan eksprisi tersebut!Seakan-akan anda sedang berdiri tanpa melakukan apapun lalu tiba-tiba sesuatu datang dan terjadi begitu saja pada anda. Jatuh cinta itu mudah. Sesuatu yang pasif dan spontan.Tapi...Setelah beberapa tahun perkawinan, gempita cinta itu pun akan pudar.  Perubahan ini merupakan siklus alamiah dan terjadi pada SEMUA ikatan.Perlahan tapi pasti.. telpon darinya menjadi hal yang merepotkan, belaiannya ngga selalu diharapkan dan sikap-sikapnya yang bersemangat bukannya jadi hal yang manis, tapi malah nambahin penat yang ada..Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi pada masing-masing individu, namun bila anda memikirkan tentang rumah tangga anda, anda akan mendapati perbedaaan yang dramatis antara tahap awal ikatan, pada saat anda jatuh cinta, dengan kepenatan-kepenatan bahkan kemarahan pada tahapan-tahapan selanjutnya. Dan pada situasi inilah pertanyaan  "Do I marry the right person?" mulai muncul, baik dari anda atau dari pasangan anda, atau dari keduanya. Nah Lho! Dan ketika anda maupun pasangan anda mencoba merefleksikan eforia cinta yang pernah terjadi.. anda mungkin mulai berhasrat menyelami eforia-eforia cinta itu dengan orang lain. Dan ketika pernikahan itu akhirnya kandas...?? Masing-masing sibuk menyalahkan pasangannya atas ketidakbahagiaan itu dan mencari pelampiasan diluar. Berbagai macam cara, bentuk dan ukuran untuk pelampiasan ini.Mengingkari kesetiaan merupakan hal yang paling jelas. Sebagian orang memilih untuk menyibukan diri dengan pekerjaannya, hobinya, pertemanannya, nonton TV sampe TV nya bosen ditonton, ataupun hal- hal yang mencolok lainnya. Tapi tau ngga?!Bahwa jawaban atas dilema ini ngga ada diluar, justru jawaban ini hanya ada di dalam pernikahan itu sendiri.Selingkuh??Ya mungkin itu jawabannya. Saya ngga mengatakan kalo anda ngga boleh ataupun ngga bisa selingkuh.Anda bisa!Bisa saja ataupun boleh saja anda selingkuh, dan pada saat itu anda akan merasa lebih baik. Tapi itu bersifat temporer, dan setelah beberapa tahun anda akan mengalami kondisi yang sama (seperti sebelumnya pada perkawinan anda). Perselingkuhan yang dilakukan sama dengan proses berpacaran yang pernah anda lakukan dengan pasangan anda, penuh gairah. Tetapi, seandainya proses itu dilanjutkan, maka anda akan mendapati keadaan yang sama dengan pernikahan anda sekarang.Itu adalah siklus...!! Karena.. (pahamilah dengan seksama hal ini)

 

.."KUNCI SUKSES PERNIKAHAN BUKANLAH MENEMUKAN ORANG YANG TEPAT, NAMUNKUNCINYA ADALAH BAGAIMANA BELAJAR MENCINTAI ORANG YANG ANDA TEMUKAN DENGANTERUS MENERUS..!

"Cinta bukanlah hal yang PASIF ataupun pengalaman yang spontan. Cinta TIDAK AKAN PERNAH begitu saja terjadi! Kita ngga akan bisa MENEMUKAN cinta yang selamanya. Kita harus MENGUSAHAKANNYA dari hari ke hari. Benar juga ungkapan  "diperbudak cinta" Karena cinta itu BUTUH waktu, usaha, dan energi.Dan yang paling penting,  cinta itu butuh sikap BIJAK. Kita harus tahu benar APA YANG HARUS DILAKUKAN agar rumah tangga berjalandengan baik .Jangan membuat kesalahan untuk hal yang satu ini. Cinta bukanlah MISTERI. Ada beberapa hal spesifik yang bisa dilakukan (dengan ataupun tanpa pasangan anda) agar rumah tangga berjalan lancar.Sama halnya dengan hukum alam pada ilmu fisika (seperti gaya Grafitasi),  dalam suatu ikatan rumah tangga juga ada hukumnya. Sama halnya dengan diet yang tepat dan olahraga yang benar dapat membuat tubuh kita lebih kuat, beberapa kebiasaan dalam hubungan rumah tangga juga DAPAT membuat rumah tangga itu lebih kuat.Ini merupakan reaksi sebab akibat.Jika kita tahu dan mau menerapkan hukum-hukum tersebut, tentulah kita bisa "MEMBUAT" cinta, bukan "JATUH".

Karena cinta dalam pernikahan sesungguhnya merupakan sebuah DECISION, dan bukan cuma PERASAAN..!jika ia sebuah cinta.....ia tidak memaksa..namun senantiasa berusaha..Jika ia sebuah cinta.....ia mungkin tidak suci..namun senantiasa tulus..Jika ia sebuah cinta.....ia tidak hadir karena permintaan..namun hadir karena ketentuan...