Sabtu, Juni 20, 2009

KAWULA MUDA MAUMERE PECINTA REGGAE

Personel Matahari Reggae Jakarta :
Conrad – Vocal
Mike - Lead Guitar
Cosmas - Bass Guitar
Noesri - Keyboard
Anton - Flute
Getho - Percussion
Andreas - Drum
Matahari Management :
Hubungi:0817-0757800/ 081384200237 untuk info lengkap.
Dapatkan harga spesial Rp 2.500.000,-Rp 3.500.000- full band (syarat dan ketentuan berlaku) untuk yang paling cepat daftar! Penawaran spesial hanya selama bulan Agustus- September 2012!!! Jah bless!

Semangat music reggae yang kental dengan lirik-lirik berisi pesan perdamaian,cinta dan anti penindasan kini telah menginspirasi sebagian besar kalangan anak muda kota Maumere untuk mencintai reggae.Beberapa kelompok band reggae dibentuk dan yang paling fenomenal adalah band Canabis yang berasal dari kawasan Misir yang telah mendapat tempat dikalangan pecinta music reggae kota Maumere.Sedangkan diluar kota Maumere,para Mofers (anak Maumere) membentuk grup-grup music beraliran reggae diberbagai kota dan bersama-sama menyuarakan pesan-pesan perdamaian lewat jeritan dan lengkingan suara mereka.

Lagu-lagu dari para dedengkot music reggae dunia seperti Bob Marley,Peter Tosh,Matiyashu,Ziggy Marley,Steel Pulse,Anthony B,Lucky Dube,dll maupun dari kalangan sendiri seperti Tony Q Rastafara,Steven & Coconutrees,Ras Muhamad menjadi lagu-lagu yang sering menginspirasi mereka diatas panggung dan tidak asing bagi penikmat music reggae di Maumere.

Segmen khusus untuk acara request lagu semacam reggae nights di Radio Sonia Fm Maumere maupun di berbagai stasiun radio di kota Maumere menambah kekentalan akan warna reggae yang telah menyesaki khasana music di tanah Kabupaten Sikka.
Reggae yang diciptakan dari music tradisional Jamaika ,Ska,telah menjadi bagian dari kehidupan anak muda di kota tercinta Maumere.Tarian reggae yang mengutamakan gerakan kaki mirip dengan tarian tradsional Kabupaten Sikka yang juga banyak mengutamakan gerakan-gerakan kaki.Maka seperti istilah yang sedang popular,ga ada loe ga rame atau dalam bahasa anak Maumere mereka bilang ,ga ada reggae ga ada pesta hehehehe..maka reggae seakan-akan telah menjadi idola.Jangan salah,anak seumuran Sekolah Dasar di Maumere mampu bermain music reggae dalam kelompok bandnya dengan baik.

Tercatat beberapa kelompok music reggae yang dibentuk para Mofers (anak Maumere) diberbagai kota di Indonesia seperti Florasta (Jakarta),Raggy Raggae Band(Malang),Revolution band(Jogja),Rasta Mof (Jogja),
Matahari Band Reggae(Jakarta) dan lain-lain.Raggy (Malang) telah tutup usia setelah beberapa personilnya ditangkap dan dipenjara karena kasus penyalagunaan narkoba(dilarang ikut seperti mereka!!). Sedangkan Matahari reggae band,baru-baru ini mengeluarkan album reggae dengan hits berjudul ‘Flores Island yang menggabungkan lirik berbahasa Inggris dan bahasa Sikka.Lagu ini cukup popular di kota Maumere dan pernah dinyanyikan Matahari band Reggae dalam sebuah acara music di Tv-One. Band-band diatas kebanyakan berkoloborasi antara anak-anak Maumere dan para musisi dari berbagai daerah di Indonesia.
oleh gunztarasta


Personel Matahari :
Conrad – Vocal
Mike - Lead Guitar
Cosmas - Bass Guitar
Noesri - Keyboard
Anton - Flute
Getho - Percussion
Andreas - Drum
Matahari Management :
Hubungi:0817-0757800/ 081384200237 untuk info lengkap.
Dapatkan harga spesial Rp 2.500.000,-Rp 3.500.000- full band (syarat dan ketentuan berlaku) untuk yang paling cepat daftar! Penawaran spesial hanya selama bulan Agustus- September 2012!!! Jah bless!

Rabu, Juni 10, 2009

GengSi


 Ya ampun ada teman-teman yang sifatnya adalah suka mempromosikan diri,  (maaf)...kalau apa yang dipromosikan sesuai dengan kenyataan sih tidak masalah, tetapi kalau apa yang dipromosikan hanya untuk mencari sensasi, gak mau kalah sama orang lain, merasa diri di atas segala-galanya, padahal itu hanya fiktif belaka....................................KASIAN DECH LOE!!!
       Tapi saya ga pernah heran ternyata ada manusia dengan tipe seperti itu, ga jauh-jauh dari ruang lingkup dimana saya berada.. Bukannya saya tidak menyukai mereka tetapi semua apa yang dikatakan " "  seperti di atas angin, semuanya setelah saya telusuri banyak yang tidak benarnya, dan itu sering terjadi ...saya jadi berpikir kok bisa ya....dan jawabannya adalah Memang BISa. 
  Kadang-kadang saya lebih memilih DIAM dalam menanggapinya...selama tidak memberikan efek yang negatif kepada saya,  ya sudah EGP.
  Tidak ada manusia yang sempurna, termasuk saya dan mereka, tapi paling tidak biarkan hidup ini mengalir apa adanya ga usah dibuat seolah-olah.....................
 Gengsi ...hm...iya sih kalau mengkaji setiap persepsi tentang satu kata ini, orang bisa menutupi kekurangannya (yang terlihat sekalipun) akan diusahakan cara dan menghalalkan berbagai alasan untuk menutupi kekuranganya itu.
 Orang yang terlalu mengagungkan rasa gengsinya tidak akan bertahan .............
                SESUNGGUHNYA TIDAK  ADA YANG ABADI